Kuil yang didirikan oleh Raja Rama I ini memiliki nama lengkap Wat Phra Chettuphon Wimon Mangkhlaram Ratchaworamahawihan (bahasa Thai: วัดพระเชตุพนวิมลมังคลารามราชวรมหาวิหาร). Candi ini mempunyai nama resmi Wat Phra Chetuphon Vimolmangklararm Rajwaramahaviharn (Thai: วัดพระเชตุพนวิมลมังคลาราม ราชวรมหาวิหาร). Kuil ini merupakan salah satu kuil tertua di Bangkok dan sudah ada sebelum Bangkok menjadi ibukota dari Negri Gajah Putih tersebut.
Kuil ini sangat terawat dan megah. Arsitekturnya sangat detail dan indah. Tempatnya juga sejuk. Banyak hal yang dapat dipelajari ketika memasuki kuil ini. Ketika baru masuk kuil, kalian bisa melihat denah 3D dari kuil ini. Ada juga layar yang menunjukkan beberapa teknik Pijat Thai Tradisional. Secara, kuil ini dikenal sebagai tempat lahirnya Pijat Thai Tradisional.
Hal yang paling menarik pengunjung di sini sebenarnya adalah Reclining Buddha atau Patung Buddha raksasa yang sedang berbaring. Patung Reclining Buddha memiliki tinggi 15 meter dan panjang 45 meter. Selain itu, Patung Reclining Buddha juga dilapisi emas 18 karat dengan rincian 336 lapisan. Telapak kaki Buddha memiliki tinggi 3 m dengan panjang 4.5 m, dan dilapisi dengan besi yang berkilauan.
Di bagian belakang Patung Reclining Buddha, terdapat 108 mangkuk perunggu yang mewakilkan 108 karakter mulia Buddha. Dengan menjatuhkan koin pada setiap mangkuk, Pengunjung diyakini akan membawa keberuntungan bagi yang melakukannya. Selain itu, ini juga menjadi salah satu cara bagi kita untuk membantu para biarawan dalam menjaga dan mempertahankan kuil Wat Pho.
No comments:
Post a Comment